Persiapan Umroh Lengkap

Persiapan Umroh Yang Tepat Agar Ibadah Berjalan Lancar

Bagi Anda yang baru pertama kali menjalankan ibadah umroh tentu dibutuhkan persiapan umroh yang cukup matang agar perjalanan ibadah Anda bisa berjalan baik dan lancar.

Persiapan umroh meliputi niat, keihklasan, biaya, ilmu manasik, kesehatan, dan barang-barang yang akan dubutuhkan selama berada di Tanah Suci nanti.

Dibawah ini adalah persiapan barang-barang yang perlu dipersiapkan sebagai referensi.

Persiapan-umroh

Barang-barang persiapan umroh

1. Koper bagasi
Koper bagasi yang harus disiapkan usahakan berat maksimalnya 20 kg selain koper kabin untuk dibawa masuk ke dalam ruangan. Untuk koper bagasi bisa diisi dengan pakaian harian, perlengkapan ihram, alat-alat perawatan kulit dan wajah untuk para wanita, sendal jepit, pisau cukur, dan sebagainya. Penting untuk Anda ketahui bahwa di dalam cabin pesawat Anda tak diperbolehkan membawa benda-benda tajam dan cairan dalam botol yang lebih dari 100 ml. Sediakan ruang dalam koper bagasi Anda untuk tempat oleh-oleh sehingga sebaiknya Anda tak membawa barang terlalu banyak.

2. Koper cabin atau ransel
Untuk tas yang dibawa masuk ke dalam cabin baik berbentuk koper atau ransel sebaiknya Anda isi dengan pakaian cadangan sebagai persiapan bila pesawat sewaktu-waktu mengalami delay. Selain pakaian Anda juga dapat memasukkan peralatan sholat. Makanan berat, minuman dalamm botol, atau benda tajam sebaiknya tak perlu Anda bawa serta. Bila perjalanan dilakukan dari Jakarta langsung menuju Makah, maka Anda harus menukar pakaian dengan kain ihram di dalam pesawat, oleh karena itu perlengkapan ini sebaiknya dimasukkan ke dalam tas cabin.

3. Tas tangan
Untuk persiapan umroh bagi jamaah wanita Anda bisa membawa tas tangan dan bagi pria bisa membawa tas pinggang atau tas kecil untuk menampung keperluannya. Masukkan dokumen, ponsel, buku doa, kacamata, dan alat tulis pada tas tangan tersebut sehingga Anda akan cepat mengambilnya bila sewaktu-waktu diperlukan.

4. Uang saku
Tak perlu membawa uang tunai Real terlalu banyak dari tanah air. Bila Anda memiliki kartu kredit Visa atau ATM dengan tana Cirus atau Visa, Anda dapat mengambil uang di ATM di Makah maupun Madinah. Selain itu beberapa toko juga menerima pembayaran dengan kartu kredit.

5. Ponsel
Ponsel yang dibawa ke tanah suci sebaiknya adalah ponsel GSM untuk memudahkan komunikasi Anda dengan famili di tanah air. Agar biaya komunikasi lebih hemat, belilah sim card lokal karena komunikasi dengan provider Indonesia akan sangat mahal. Sebaiknya perangkat komunikasi yang Anda bawa yang ringkas dan simpel saja, karena phablet atau komunikator yang terlalu mencolok akan merepotkan dan mungkin menarik perhatian baik petugas maupun pencopet.

6. Camera
Walaupun kebanyakan ponsel telah dilengkapi dengan kamera tetapi beberapa orang menganggap kamera asli tetap lebih nyaman untuk mengambil gambar. Untuk merekam momen sehari-hari sebaiknya gunakan kamera saku yang kecil dan ringan, termasuk charger, dan memory card-nya. Kamera DSLR atau handycam yang besar hanya boleh digunakan di luar masjid atau tempat-tempat berziarah.

7. Perhiasan
Pada perjalanan ibadah ini sebaiknya Anda tak mengenakan perhiasan atau barang berharga yang terlalu menarik perhatian karena selain tidak etis juga akan menyulitkan Anda. Bisa saja jenis perhiasan yang Anda kenakan membuat detektor berbunyi sehingga Anda akan digeledah.

8. Makanan
Sebenarnya Anda tak perlu mengkhawatirkan soal makanan karema di tanah suci telah tersedia makanan sehari-hari sebagaimana di Indonesia walaupun mungkin citarasanya tak terlalu asli seperti di tanah air. Bila Anda termasuk orang yang tak dapat lepas dari makanan Indonesia, sebaiknya membawa bekal makanan yang kering seperti sambal goreng teri atau abon. Tetapi usahakan dibungkus dengan baik. Jangan sampai makanan tersebut mengotori bagasi Anda misalnya minyak yang bocor sehingga menimbulkan bau.

9. Peralatan mandi
Alat-alat mandi yang perlu Anda bawa tentu sebagaimana biasa Anda membawanya saat hendak bepergian seperti sikat dan pasta gigi, sabun mandi, dan handuk. Sebenarnya Anda bisa meminta handuk dan sabun setiap hari di hotel, tetapi bila lebih nyaman menggunakan handuk milik sendiri itu terserah Anda. Untuk di pesawat Anda bisa membawa handuk kecil seperlunya.

10. Sajadah
Seluruh lantai masjid di Makah maupun madinah sesungguhnya telah dilengkapi dengan karpet sehingga jamaah dapat sholat dengan nyaman. Meskipun demikian Anda perlu membawa sajadah sebagai jaga-jaga bila tak mendapat tempat di dalam sehingga harus sholat di halaman. Di beberapa lokasi di dekat kabah juga tak tersedia karpet sehingga sajadah dibutuhkan walaupun Anda juga dapat sholah di lantai begitu saja. Untuk keperluan ini bawalah sajadah yang ringan dan mudah dilipat.

11. Sendal jepit
Sendal jepit berguna sebagai alas kaki selama beribadah umroh karena ringan dan nyaman untuk kaki Anda. Jadi masukkan benda ini dalam daftar persiapan umroh Anda. Sediakan pula kantong untuk menyimpannya sehingga memudahkan untuk dibawa masuk ke dalam masjid. Saat tengah sholat simpan kantong sandal jepit di dekat Anda agar tak tertukar dengan jamaah yang lain.

12. Kacamata hitam
Paparan sinar matahari yang cukup menyilaukan ditambah halaman masjid dari marmer berwarna putih yang memantulkan cahaya tentu harus disiasati dengan mengenakan kacamata hitam agar mata terasa lebih nyaman. Bila memungkinkan gunakan kacamata hitam yang berlapis anti UV untuk melindungi mata Anda.

13. Obat-obatan
Obat-obatan ringan untuk mengatasi pusing, demam, flu, sakit perut dan sejenisnya sebaiknya memang dibawa dari tanah air, apalagi bila Anda harus mengonsumsi obat-obatan resep dokter karena mempunyai riwayat penyakit tertentu. Oleh karena itu jangan melupakan soal ini agar tak menjadi penghalang perjalanan ibadah Anda. Untuk wanita jangan lupa membawa pembalut untuk persiapan.

14. Buku doa
Sebagai sarana ibadah Anda di tanah suci, jangan lupa membawa buku doa, Al-Quran kecil, buku shalawat dan zikir, dan sebagainya.

Bila ingin membawa buah hati untuk melakukan ibadah ini sebaiknya lakukan persiapan umroh yang matang termasuk memperhitungkan cuaca dalam memilih jadwal perjalanan ibadah. Fisik anak-anak yang masih belum sekuat orang dewasa harus menjadi pertimbangan tersendiri agar mereka tak jatuh sakit saat di tanah suci nanti. Pada umumnya cuaca akan berubah menjadi ekstrim panas pada bulan juni dan juli bahkan bagi orang dewasa.

Pilihlah paket umroh dengan akomodasi dan transportasi yang cocok bagi mereka, misalnya letak hotel yang idealnya berdekatan dengan masjid Nabawi dan Masjidil Haram atau ketersediaan transportasi untuk mengangkut jamaah ke sana. Sesungguhnya perjalanan ibadah ini tetap dapat dilakukan bersama buah hati dalam suasana yang menyenangkan asalkan persiapan umroh dilakukan dengan tepat. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *